Aurat di Dalam Rumah

by marinamerona

Ketika rumah bukan lagi tempat private.

Ketika sang tamu tidak lagi merasakan segan kepada si penghuni rumah.

Somehow, menjaga aurat terasa lebih berat……. Terlebih-lebih-leebbbbih lagi untuk seorang wanita yang berhijab.

“Jangan menyerah”

adalah sebuah kalimat yg menjadi penghibur selama ini, meski kadang di iringi oleh tetesan air mata yang membisu karena merasa berjuang sendirian.

Mereka bilang “hebat ya kamu”

Mereka bilang “elo lebay”

Tapi butuh kalimat yg memberitahu mereka bahwa, saya.. mempunyai harapan agar Allah pandang usaha dan pengorbanan saya yg sedikit ini.
Setidaknya..
sebagai wanita, melalui hijab.

Maka itu, bersyukurlah kalian yg memiliki rumah, se’benar-benar’nya rumah. Semestinya kalian lebih lapang untuk menjaga aurat kalian. Demi Allah..

Sincerely,
Marina Agustin.
Yang bertempat tinggal di sebuah rumah sekaligus tempat produksi.

Advertisements