Latihan Singkat

by marinamerona

Ya… Baiklah baiklah.. Sebenernya saya sedang tertarik dengan amalan puasa ini semenjak ada yang menceritakan sedikit kisah orang2 yg mengerjakannya.

Puasa sunnah Nabi Daud, mereka banyak menyebutnya. Amalan ini nampaknya memang tidak terlalu terkenal, tapi Rasulullaah mengatakan bahwa puasa sunnah ini lebih baik dari puasa2 sunnah lainnya. Maka jika puasa sunnah ini konsisten dikerjakan, gugurlah aturan puasa sunnah lainnya. (Benarkan saya jika salah ya) bayangkan saja, sampai begitu kah saking baiknya puasa ini?

Ada yang mengatakan, mengerjakan puasa ini sangat berat. Butuh tekad konsistensi yang kuat karena harus berlanjut selang hari, seumur hidup? Entahlah.. Yang jelas, ujian yang dihadapi tentu lebih lagi dibanding puasa senin-kamis, bayangkan harus menahan nafsu di hari-hari yang menurut orang tak lazim mengerjakan puasa. Bahkan ada yang mengatakan “ini menyiksa diri”

Seorang pejabat yang pernah saya dengar bahwa beliau mengerjakan puasa daud adalah Pak Amien Rais. Tapi saya dengar kabar ini duluuu sekali, entah hoax atau benar. Tapi saya sih percaya2 saja. Ketika mendengar kabar tersebut, saya langsung berpikir “kok bisa ya? Disaat yang disampingnya lapar dan makan, dia santai2 aja” Seolah pun bagian dari diri ini ada yang menantang “klo kamu bisa gak?”

***

Sudah kurang lebih sebulan saya ‘latihan’ puasa daud setelah ‘latihan’ lain sebelum ini. Semacam ingin tahu kemampuan diri ini sampai mana, disamping mengharap ridho-Nya.

Berkali-kali orang tua di rumah menanyakan, setelah mereka menerima saya yang mengerjakan puasa senin-kamis. Kini mereka harus menerima kehilangan lebih banyak lagi waktu makan siang bersama. Ini yang membuat saya bingung dan sedih ketika tiap kali memantapkan niat puasa daud namun di lain sisi, niat ‘caper’ saya sama Allaah melalui amal ini juga sedang besar-besarnya.

“Sampai kapan?” Tiap mereka bertanya.

“Sampai… Jumpa” jawab saya *minta ditoyor* πŸ˜†

Ya ya.. Kita liat nanti, sampai dimana saya bertahan mengerjakan ‘proyek’ yang satu ini.

Luruskan niat..

Luruskan niat..

***

Dan subhanallah,
pertengahan november ini saya berhenti mengamalkannya karena…kondisi badan yang tidak stabil. Berkali-kali saya kena omelan karena saya terlalu memaksakan diri untuk puasa daud. Hehe..

Tapi saya yakin, ‘sakit’ saya ini bukan karena puasa nabi daud. Kenapa?

Karena penyakit saya ini sudah ada jauuuh sejak saya belum mengenal puasa nabi daud.. sekitar tahun 2005 lah ya kira-kira. Hanya sekarang kumat lagi disaat waktu yang ‘tepat’ πŸ˜†

Kini saya terpaksa men-downgrade kembali jadi puasa senin-kamis. Okelah klo begitu, dengan menyimpan cita-cita suatu saat bisa mengamalkan kembali puasa nabi daud, ayok beramal yg lain selagi bisa πŸ˜€

***

Puasa Nabi Daud

Ah, itu puasa nya orang miskin!

Loh, justru Nabi Daud itu seorang Raja.. tau?

Advertisements