marinamerona

mari ngintip hikmah yang tersedia…

menulis via mobile

Ternyata.. Bisa posting blog wordpress dari blackberry!

Ahaha, maaf ya saya jadi senorak ini, harap maklum baru hijrah ke smartphone. Bukan smartphone ‘super canggih’ sih, beli nya pun kurang dari 1 juta rupiah karena saya membeli yang second (buah dari takut sakit hati kalau2 mengeluarkan banyak uang untuk beli BlackBerry namun tidak sesuai yang diharapkan).

Tapi berhubung sebenarnya saya cukup senang dengan gadget (namun ga sanggup beli gadget yang harganya spektakuler), jadi sebisa mungkin saya kulik habis apa saja manfaat dari gadget yang saya punya.

Dan alhamdulillah, seneng banget begitu tau BlackBerry juga menyediakan aplikasi wordpress.. Yaay!

Berhubung saya kena penyakit malas akut menulis via laptop yah. Soalnya klo tiap buka laptop, niatan nulis di wp jadi melenceng. Akhirnya malah browse yang lain, atau mungkin malah tergoda main game fesbuk dan berakhir tanpa menyentuh wordpress.. (¬_¬)

Haha, baiklah, semoga saya bisa menggunakan smartphone ini dengan ‘smart’ dan kembali bersemangat menghidupkan wordpress ini \(´▽`)/

krisis nama user

Belakangan ini saya berpikir untuk me rename beberapa username yang saya pakai di beberapa email dan social media, khususnya twitter. Harap maklum kepikiran untuk gonta ganti, masih masa-masa labil soalnya.

Dulu itu, seneng banget pake username yang berhubungan dengan nama sendiri, di`bumbu`i dengan sedikit kata asing, seperti alamat email pertama saya; maholic at yahoo dot com.

Banyak juga yang bertanya, apa arti maholic?

Saya buat waktu itu karena; maholic berupa singkatan `marina holic`, lihat betapa narsis nya saya kan? bahkan singkatan ini pun tidak ada yang tahu jika tidak dipertanyakan pada empunya username ini.

Maholic sudah menemani saya selama beberapa tahun (bahkan sampai sekarang), bahkan ada beberapa teman yang jika mendengar kata `maholic` yang terbayang pertama kali pasti marina (dan saya suka itu), terpaut pun dengan Y!M dan menyimpan banyak archieve chatting / obrolan berharga, sehingga suatu hari saya pernah berpikir ini akan menjadi username ciri khas saya sepanjang masa.

Tapi semenjak muncul kata-kata `maho` alias `manusia homo` di seantero forum sejagat, orang-orang yang baru setengah mengenal saya jadi kembali mempertanyakan dan tersenyum nakal mendengar username maholic… hmm OK. Bukan mereka yang salah.

Saya mulai berpikir untuk mencari nama beken lain, yang lucu, earcatchy, dan mudah diingat.. visi dan misi untuk official name di berbagai bidang usaha yang saya jalani, entah itu untuk signature perdagangan online dan jasa desain (mulai berpikir komersil ceritanya)..

Intermezzo, dapat username `mrs.children` karena saya menggemari band asal jepang yang bernama Mr.Children namun cuma buat seru-seruan saja karena ternyata mrs.children adalah nama sebuah band asal US yang tidak begitu dikenal di sini, lalu dapat username `marinamerona` yang kini menjadi judul blog saya di wordpress, dan yak, ternyata pilihan jatuh kepada `marimallow` yang maknanya (tentu hanya saya yang tahu dan kini pembaca juga tahu) adalah marina yang selembut marshmallow, karena saya suka tekstur marshmallow yang lembut, putih, nyoy-nyoy, empuk, gendut, manis.. saya banget kan? (abaikan)

Tapi semenjak saya dengar desas desus bahwa ada marshmallow yang terbuat dari gelatin yang berasal dari babi, hmm OK. Bukan mereka yang salah.

Hanya saja saya yang memang terlalu maceuh (gak bisa diem – klo kata orang sunda) dalam urusan membentuk username yang (semoga) kuat, saya bisa menghabiskan berminggu-minggu lamanya loh.. semacam urusan penting gitu.

walhasil intermezzo, saya teringat kembali dengan judul blog saya `marinamerona`, dan pun sempat galau kembali..

Sampe akhirnya saya menemukan username yang mengandung unsur typo; marinagustin.. dan saya pikir typo ini kewl..

Sebelah mana typo nya, neng?

Marina Agustin = Mari na agustin = ma rina agustin = MarinaAgustin = Marinaagustin = marinagustin.. gotcha!
nampaknya ini akan menjadi official name lebih alami, natural, apa adanya, dan tentu saja.. lebih fleksible merujuk ke “Marina Agustin” dengan latar belakang yang nama ini miliki. Tapi sejuta sayang, ternyata banyak yang mempunyai nama Marina Agustin dan semacamnya. Dengan kata lain, harus sikit berlomba `siapa cepat dia dapat` username ini.

Akankah nanti ke depannya saya berganti username lagi?

entahlah…

Untuk sementara ini, saya sedang jatuh cinta dengan username `marinagustin`, meski di twitter sudah ada `marin gustin` lain yang matok username ini, tetep saya ubah username twitter yang sebelumnya @marimallow menjadi @marinagustin_  meski ada buntut nya :lol: (maksa)

maholic, mrs.children, mrina, marinamerona,
marimallow, marina agustin, marinagustin…

welcoming crisis username, smoga gak ada yang terganggu yaa :D

Hello (again) World!

Entah sudah berapa lama ya saya gak ngisi tulisan di sini?

Seperti yang kita ketahui, belakangan ini banyak bermunculan euphoria social media baru.. katakanlah seperti facebook, twitter, google+, tumblr, dan ya, saya memiliki account di semua social media yang saya sebutkan barusan, entah social media apa lagi yang saya lewatkan. Pun saya merupakan pengguna aktif berbagai social media tersebut (meski tak semua socmed yang saya daftar).

Semenjak terhanyut di berbagai socmed (social media), saya jadi jarang punya ide untuk menulis. Terlebih karena saya sudah merasa cukup menulis beberapa patah kata saja untuk meluapkan isi hati dan berbagai `celetuk` saya.. haha kalian tau lah. Dengan re-share atau re-tweet, semua yang ada di hati pada saat itu sudah terwakili.

Satu alasan lagi kenapa ide menulis saya mampet, karena berkurangnya intensitas saya bertemu dengan para informan saya tentang topik yang kini sedang saya gemari, which is i called them `sahabat`.. karena saya tak mampu menganggap semua orang menjadi sahabat yang `klik`. Kini saya sadari betapa kurang nya memiliki hanya 1 sahabat dan betapa berlebihannya memiliki 1 musuh. Pun saya tidak terlalu banyak ber aktifitas di luar rumah, bukan karena paksaan melainkan karena saya yang tidak terlalu tertarik dengan aktifitas luar akhir-akhir ini. Nah kan, jadi serba galau deh jadinya… maasya Allah ya, semua suasana ini Allah yang cipta, saya harap saya tidak banyak mengeluh, banyak wacana tapi buat apa kalau tidak praktek?
Bersyukurlah Allah masih menyediakan teknologi sebagai ajang bersilaturahmi antar dunia maya.

Bagi yang belum tahu, saya putuskan untuk membuka online shop, yang saya harapkan selain untuk mencari nafkah tetapi juga untuk menjalin tali silaturahmi dengan para pembeli. Saya putuskan untuk berdagang daripada bekerja kantoran, kenapa? karena kata Rasululloh saw yang saya ingat-ingat adalah “berdagang membuka 9 dari 10 pintu rezeki”
kira-kira begitu mahfum nya, maafkan saya tidak hafal perawi nya tapi kalian bisa cari tahu sendiri, hadits ini cukup populer kok.. dan betulkan saya jika salah.

Dan.. lagipula klo dipikir2, saya gak cocok untuk bekerja kantoran.. untuk disiplin sholat 5 waktu tepat pada waktunya saja saya masih tergopoh-gopoh, apalagi disiplin waktu dalam bekerja kantoran? banyak yang menyayangkan dan menyemangati saya untuk bekerja kantoran dengan kemampuan yang Allah anugrahkan untuk saya. Tapi yah, kita lihat saja saya nanti jadi apa dan bagaimana :P

Pernah ada yang bertanya “Kenapa gak kerja kantoran aja sih?”
Saya jawab sambil berguyon “Nggak ah, gak mau ngambil space cowok2..”

“Nanti gak pernah dapet cowok loh..”

“err… dunia luas bung, gak sebatas kantoran aja, hehe..”

Terlihat bijak dan tegar kah? Tapi saya bohong kalau saya tidak pernah mencemaskan siapa kelak yang akan menjadi pendamping saya, secara agak introvert yah :D ah tapi biarlah.. santai saja seperti di lantai.. kalo kata Delon “semua indah pada waktunya”.

Mohon do’a saja dari teman-teman untuk kelangsungan hidup saya yang lebih baik, dan semoga kebaikan itu juga atas teman-teman sekalian, sekian kata sapa setelah sekain lama `tertidur`.
Hello again, world!

wassalaam,
Marina Agustin

Kenapa Orang Islam Makan Hewan?

Suatu hari sekitar tahun 2010, lampau.. seorang teman menanyakan pada saya pertanyaan yang didapat dari seorang vegetarian yang ‘belum’ yakin Islam merupakan rahmatan lil’alamiin (kasih sayang bagi seluruh alam).  Bahwa sesungguhnya Islam memiliki konsep tertentu yang luar biasa tapi satu yang tetap mengganjal di pikiran seorang vegetarian ini. “Kenapa orang Islam makan hewan?”

Sebuah pertanyaan yang.. terdengar sederhana, namun membuktikan pun bahwa saya masih kurang ilmu nya, karena saya tidak bisa bahkan tidak berani menjawabnyaaa, hehe..

Sebenarnya bagi muslim, jawabannya sudah jelas yaitu, “memang dalam Al-Qur’an, Allah meng-halal-kan hewan untuk dimakan manusia, kecuali hewan yang di-haram-kan untuk dimakan” toh?

Setidaknya hanya jawaban itulah yang sekilas terlintas di akal saya. Tapi apakah itu jawaban yang MEMUASKAN untuk diberikan pada seorang yang belum menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya dan terlebih lagi belum ada Allah pada keyakinannya? Jika saya menempatkan diri di posisi vegetarian ini sih, saya tidak ‘puas’ dengan jawaban itu.

Jadilah kemudian disusul pertanyaan lain yang muncul dalam benak saya “bagaimana ya menjelaskan pada mereka yang menganggap bahwa Islam ‘bukan’ agama kasih sayang karena memperbolehkan umat nya memakan hewan, padahal katanya Islam kan adalah rahmat bagi seluruh alam?” 

Demikianlah pertanyaan dengan sedikit keraguan yang terus ikut-ikut mengusik rasa penasaran saya..

maasya Allah nya ya..

Alirat Tersesat

Pada suatu hari, ketika adzan maghrib berkumandang..
suatu waktu ketika orang-orang masih disibukkan dengan canda tawanya..
dan saya, yang termasuk di dalam lingkaran orang-orang itu, entah sudah berapa kali melihat jam di ponsel secara berulang-ulang..

sebuah tanda kecemasan saya “sudah berapa menit saya menunda-nunda panggilan Allah?” sedangkan saya masih terjebak dalam sebuah lingkaran canda tawa..

Dan saya pun akhirnya memberanikan diri untuk berdiri..

suara saya pelan berkata “Maghrib dulu ah..” sambil berharap ada yang membalas “ikut donk..”
namun saya pun tetap berada dalam kesendirian saya.. seolah wajah yang lain berkata “nanti aku menyusul”..

OK, tidak masalah pikir saya.. dan saya pun berlalu untuk melakukan ritual mensucikan diri yang mahsyur dengan sebutan ber-wudhu..

masih dalam kesendirian, saya memasuki sebuah bilik mungil yang tidak pernah dihampiri kecuali oleh mereka yang ingin bertamu pada yang Maha Pencipta Alam Semesta..
saya hendak pakaikan tubuh saya dengan pakaian yang saya harapkan ini adalah pakaian takwa.. pakaian mulia yang paling sederhana yang saya kenal, sebuah telekung putih yang menutupi hampir seluruh lekuk tubuh saya..

tiba-tiba Allah mengirimkan saya seseorang, yang benar-benar menyusul saya ke bilik mungil..

Tumblr-ing

Marina, 14 Maret 2011

Sesuai judul, dan seperti yang salah satu sahabat saya katakan

WP-nya dianaktirikan semenjak ada Tumblr!”

***

Dan ya, saya mengakui bahwa saya jadi meng-anaktiri-kan WP semenjak saya menemukan Tumblr :lol: maaf ya WP, habisnya tumblr lebih informatif dan user friendly sih :( which is.. lebih informatifnya tergantung dari sumber apa yang kita follow/ikuti.

 

Entah kenapa melalui tumblr, wawasan saya jadi lebih terbuka mengenai ‘gambaran’ tentang dunia luar (mancanegara) terutama Islam dari sudut pandang kaum minoritas muslim di barat.
Dengan kata lain, kebetulan saya lagi haus informasi tentang Islam juga di mancanegara, media inilah yang saya butuhkan.. Mungkin tidak banyak informasi yang didapat, tapi saya rasa sangat cukup untuk saya yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah ini. *syalala~

Apalagi ketika menemukan tulisan seseorang, dan ternyata apa yang ditulis orang itu sama dengan pemikiran yang saya miliki, saya tidak perlu repot lagi mengutarakannya melalui sistem copy-paste, dan “voila!” hanya tinggal klik re-blog tanpa meniadakan sumber nya, inilah yang saya suka dari tumblr :lol:
yah.. agak-agak mirip twitter (mikro-blog), tapi tumblr adalah versi blog nya.

Mungkin di WP sekarang udah ada fitur reblog, tapi seperti yang saya bilang sejak awal. In my opinion, Tumblr lebih user friendly :)

harapannya sih, meski saya berkelana ke berbagai media sosial lain, tapi semoga etika berbagi informasi tetap terjaga, insya Allah.. toh, wordpress tetap sarana pencetus yang menjadi sarana menulis unek-unek saya versi ‘cerpen’ dan berbahasa indonesia.

***

ah, satu lagi,

saya juga jadi belajar dan kembali mengasah kemampuan bahasa inggris saya melalui Tumblr,

apa boleh buat, mungkin Tumblr memang masih di dominasi kaum bule :roll:

well, ehe, thats okay, it’s better that way..

***

nah kan, ‘latah’-an jadi sok bule juga

Silent Jealousy (2)

Marina, 19 Desember 2010


Esoknya aku teringat.

Dahulu sekitar 2 tahun silam
melalui Y!M (juga), seorang sahabat pernah menyatakan bahwa perasaan dan pikirannya sudah sulit untuk lepas dari mengingat Allah, tidak ada tuhan selain-Nya.


Dengan kata lain..

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.